ANALISIS SISTEM TANGGUNG RENTENG KUMPI (KELOMPOK USAHA MASYARAKAT SEKITAR PESANTREN) DI BANK WAKAF MIKRO (BWM) BAROKAH AL-MASTHURIYAH
DOI:
https://doi.org/10.30868/ad.v9i02.11009Abstract
Bank Wakaf Mikro (BWM) merupakan bank yang hadir sebagai solusi inklusi keuangan syariah bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di lingkungan pondok pesantren dengan tanpa menggunakan agunan fisik. Akan tetapi, BWM menerapkan sistem social collateral (jaminan sosial) melalui pembentukan KUMPI (Kelompok Usaha Masyarakat di sekitar Pesantren) dengan mekanisme tanggung renteng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem tanggung renteng dalam KUMPI sebagai instrumen mitigasi risiko pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) serta dampaknya terhadap modal sosial nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem tanggung renteng dalam KUMPI Almasthuriyah terbukti efektif dalam mencegah gagal bayar oleh nasabah melalui tiga tahapan utama, yaitu seleksi melalui Pelatihan Wajib Kelompok (PWK), pengawasan mingguan di Halaqah Mingguan (HALMI), dan dana talangan internal kelompok. Selain memitigasi risiko finansial, mekanisme ini juga berhasil memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah, gotong royong, dan disiplin finansial di kalangan nasabah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Neng Nadiyya Syaima, Asep Hidayatul Mutaqin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



