KONSEP SELF-LOVE DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR
DOI:
https://doi.org/10.30868/at.v11i01.9995Keywords:
Self-love, Al-Qur’an, Tafsir al-Azhar, HAMKA.Abstract
Fenomena self-love dalam budaya populer saat ini sering dipandang sebagai bentuk pemberdayaan diri dan upaya menjaga kesehatan mental. Namun beberapa penerapannya terkadang berlebihan sehingga menimbulkan sikap permisivisme, individualisme, dan egoisme dan bertentangan dengan nilai-nilai moral dan spiritual Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep self-love dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsīr mauḍhu’i menggunakan sumber primer tafsir al-Azhar karya Buya HAMKA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian ini yaitu menelusuri ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep self-love seperti karāmah, ‘izzah, tazkiyatun nafs, serta penerimaan diri dan kesadaran tanggung jawab. Sebanyak 6 ayat Al-Qur’an dipilih berdasarkan empat konsep utama tersebut di antaranya QS. Al-Isra [17]:70, QS. Al-Munafiqun [63]:8, QS. Al-Fathir [35]: 10, QS. Asy-Syams [91]:9-10, QS. Al-Ghafir [40]:64. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa HAMKA menjelaskan konsep self-love Islami dengan berlandaskan spiritual dan tanggung jawab moral. Konsep cinta diri dalam Al-Qur’an menurut HAMKA adalah usaha mengenali, menghargai, dan memperbaiki diri disertai ketakwaan kepada Allah. Konsep self-love dalam perspektif Al-Qur’an sebagaimana ditafsirkan HAMKA merupakan cinta diri yang seimbang dengan menghindarkan manusia dari sikap permisivisme, individualisme, dan egoisme serta menumbuhkan kesadaran diri untuk berbuat baik dan mendekatkan diri kepada Allah.
References
A, Fitria., & dkk. (2022). Fear of Missing Out (FOMO) dan Perilaku Individualitis pada Generasi Z. Jurnal Psikologi Sosial.
Afifah, Faradila Nur. (2022). Mencintai Diri Sendiri dalam Al-Quran dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Mental (Analisis Penafsiran Ayat-ayat Self-love dengan Pendekatan Psikologi). UIN Sunan Ampel Surabaya.
Ahmad, A. Z. (2020). Khalifah dalam Perspektif HAMKA: Antara Tanggung Jawab Spiritual dan Sosial. Jurnal Ulul Albab.
Aidha, Siti., & Kusroni. (2024). Konsep Self-Acceptance Terhadap Body Shaming: Studi Komparatif Psikolgi Abraham Maslow dan Tafsir Al-Azhar Karya HAMKA. Jurnal Cendekia Ilmiah.
al-Fikry, M. Nabih Zaky., & dkk. (2025). The Quran’s View on Body Positiviy: Thematic Interpretation Study. Jurnal HIKAMI.
Al-Ghazali. (2004). Ihya Ulum ad-Din (Juz 3). Dar al-Ma’arif.
Amin, Muhammad. (2025). Konsep Tazkiyatun Al-Nafs dalam Tafsir Al-Azhar Karya HAMKA. Jurnal QURANICUM.
Aminah. (2024). Syukur sebagai Dimensi Psikologis Self-love. Jurnal Psikologi Islam.
Arrasyid. (2024). Konsep Kebahagiaan dalam Tasawuf Modern HAMKA. Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam.
At-Tabari, Muhammad Ibn Jarir. (2000). Jami al-Bayan Ta’wil Ay al-Quran. Mu’assasah al-Risalah.
Baqi, M. F. A. (2007). al-Mu’jam al-Mufahras li alfa zal-Quran Al-Karim. al-Azhar: Dar al-Hadist.
Fromm, E. (2020). The Art of Loving: Memaknai Hakikat Cinta (A. Kristiawan, Penerj.). Gramedia Pustaka Utama.
HAMKA. (2007). Tafsir Al-Azhar: Vol. Juz 3. Pustaka Panjimas.
HAMKA. (2015). Falsafah Hidup. Republika.
HAMKA. (2015). Tasawuf Modern. Republika.
HAMKA. (2016). Lembaga Budi. Pustaka Abdi Bangsa.
HAMKA. (2016). Renungan Tasawuf. Republika.
Herlina. (2023). Konsep Khalifah dalam Psikologi Qurani. Jurnal Spiritual Islam.
Hidayah, N. (2021). Tazkiyatun Nafs dalam Pembentukan Kepribadian Islami. Jurnal Ulul Albab.
Hidayat. (2023). Keseimbangan Self-love dan Tanggung Jawab Sosial . Jurnal Psikologi Islam.
Hidayat, Nur. (2023). Karamah dan Etika Diri dalam Al-Quran. Jurnal Ulumul Quran, 5(2), 56.
Hidayati, Husnul. (2018). Metodologi Tafsir Kontekstual al-Azhar Karya Buya HAMKA. Jurnal el-Umdah.
Husna, & Sa’adah, N. (2023). Self-love dalam Perspektif Islami: Menjaga Kesehatan Mental dan Mengoptimalkan Potensi. NUANSA.
Ibn Katsir, Ismail ibn Umar. (2000). Tafsir Al-Quran al-Azim. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Ibrahim. (2020). HAMKA’s Da’wah Reform. Jurnal Al-Itqan.
J, Moleong Lexy. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2023. sayasehat.kemkes.go.id.
Kurniawan, Sandriya., & Pulungan, Juli Julaiha. (2025). Martabat Kemanusiaan dalam Al-Quran Menurut Tafsir al-Azhar Karya Prof.HAMKA. Jurnal Ulumuddin.
Larasati, Ayu Festian. (2022). Self-love Perpsektif Tafsir Haqa’iq at-Tafsir Karya Abu Abdurrahman As-Sulami. UIN Maulana Malik Ibrahim.
Latifah. (2024). Self-love dalam Perspektif Tazkiyah. Jurnal Psikologi Qurani.
Majid, Abdul. (2023). Tazkiyatun Nafs dan Pengembangan Diri. Jurnal Fikri Islami.
Mubarak, Ahmad Zaki. (2022). Konsep ’izzah dalam Perspektif Al-Quran. Jurnal At-Tibyan.
Muda, Zainuddin. (2021). Corak Tafsir HAMKA dalam Tafsir Al-Azhar: Pendekatan Sosial Kemanusiaan dalam Penafsiran Ayat-ayat Al-Quran. Jurnal Tafsir Nusantara.
Napis, Achmad., & dkk. (2025). Analisis Karamah Insaniyah dalam QS. al-Isra dan Relevansinya Terhadap Kehidupan Kontemporer. Jurnal Amsal Al-Qur’an.
Naufal Waliyuddin. (2022, April 19). Glorifikasi Self-love, Self-healing dan Mekanisme Anak Muda. Artikel The Columnist.
Neff, Kristin. D. (2023). Self Compassion: The Proven Power of Being Kind to Yourself. New York: HarperOne.
Nisa, Fitrotun. (2022). Konsep Self-love Menurut M. Quraish Shihab (Studi Ayat-ayat Dalam Tafsir Al-Misbah). UIN Sunan Kalijaga.
Nuraini, Danisa Sabril & Yamini, Era Agustina. (2025). Pengaruh Self-esteem Terhadap Gaya Hidup Hedonisme Pada Generasi Z. Jurnal Psikologi.
Prameswari, Gendhis. (2024). Self-love dan Relevansinya Terhadap Pencegahan Depresi Perspektif Tafsir Al-Azhar. IAIN Salatiga.
Priyanti, Julinar Ulul Azmi. (2022). Makna Self-love dalam Perspektif Dakwah Islam. UIN Walisongo.
Putri, & Larasati. (2024). Narsisme dalam Tren Self-love di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Islam.
Rahayu, Pangesti Dwi. (2025). Konsep Kesadaran Diri Perspektif Al-Quran (Analisis Teori Self-Awarness Goleman) [Skripsi]. UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.
Rahmawati. (2023). Kritik Terhadap Self-love dalam Budaya Populer. Jurnal Etika Islam.
Raras, & Sa’adah, Nurus. (2023). Self-love dalam Perspektif Islami: Menjaga Kesehatan Mental dan Mengoptimalkan Potensi. NUANSA.
Sari, Kartika Indah., & Faradina, Nelly. (2024). The Applivation of Unconditional Positive Regard in Counseling Based on Carl Rogers Person Centered Therapy. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Seligman, Martin. E. P. (2021). Positive Psychologhy: A New Understanding of Happiness and Well-Being. Routledge.
Shihab, M. Quraish. (2013). Wawasan Al-Quran. Mizan.
Shihab, M. Quraish. (2020). Membumikan Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Mizan.
Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Misbah (Juz 24). Lentera Hati.
Widyastuti, Ratna. (2024). Metodologi Penelitian. Sonpedia Publishing.
Yasmin, Attia Nabilla., & Fardani, Rhae Ayu. (2020). Konstruksi Makna Love Your Self dan Mental Health Awarness Bagi Army (Kelompok Penggemar BTS) Terhadap Lagu dan Campaign Milik BTS. Jurnal ilmu komunikasi.
Zhang, Y., & Chen, S. (2022). Self-love, Self-Indugence and Moral Responsibilty. Journal of Positive Psychology.
Zuhri, Saifuddin. (2021). Konsep Tazkiyatun Nafs dalam Psikologi Islam. Jurnal Ilmu Agama dan Psikologi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Cucu Samsiyah, Arsyad Sobby Kesuma, Kiki Muhamad Hakiki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



