KETAHANAN KELUARGA NABI DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI PROFETIK
Analisis Struktur, Fungsi, dan Resiliensi Sosial Spiritual
DOI:
https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10206Keywords:
Family Resilience, Hermeneutik Profetik., Keluarga Nabi, Ketahanan Keluarga, Prophetic Hermeneutics, Prophets’ Family, Sosiologi Profetik, Tafsir Tematik, Thematic ExegesisAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan keluarga nabi dalam perspektif sosiologi profetik dengan fokus pada struktur, fungsi, dan resiliensi sosial-spiritual. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an tentang keluarga Nabi Ibrahim, Yusuf, Muhammad, Nuh, dan Luth. Analisis dilakukan menggunakan konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi dari Kuntowijoyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga para nabi dibangun atas ikatan iman, pembagian peran, musyawarah, dan tanggung jawab moral. Fungsi keluarga meliputi pendidikan, perlindungan, dukungan emosional, ekonomi, dan internalisasi nilai. Resiliensi keluarga profetik terbentuk melalui doa, tawakal, dialog, pengampunan, dan dukungan sosial. Keluarga Nabi Ibrahim menonjol dalam tauhid dan pengorbanan, Nabi Yusuf dalam rekonsiliasi, Nabi Muhammad dalam komunikasi dan keteladanan, sedangkan Nabi Nuh dan Nabi Luth menegaskan bahwa ikatan iman lebih utama daripada hubungan biologis. Penelitian ini menegaskan bahwa keluarga para nabi merupakan model ketahanan keluarga Qur’ani yang relevan bagi keluarga Muslim kontemporer. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan sosiologi profetik dan integrasi aspek struktur, fungsi, serta resiliensi keluarga.
References
Afroh, M. S. (2022). Al-Adabi al-Ijtima‘i dalam Tafsir Al-Azhar (Penolakan Hamka terhadap Budaya Lokal di Indonesia. Mashahif: Journal of Qur’an and Hadits Studies , 2(2), 144–160.
Ardianti, S. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Kisah Nabi Nuh A . S. 1(2), 41–50.
Azizah, I. S. M. and Z. B. N. (2022). The Prophet Ibrahim’s Parenting Style in the Quran. GENIUS Indonesian Journal of Early Childhood Education, 3(1), 23–42. https://doi.org/https://doi.org/10.35719/gns.v3i1.77
Azizah, K. A. R. and A. (2023). Understanding Sibling Rivalry: A Psychological Perspective on the Family Dynamics of Yakub in Surah Yusuf. Journal of Qur’ān and Hadīth Studies, 12(2), 117–134.
Dewi, E. (2012). Pemikiran Filosofi Ali Syari’ati. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 14(2), 232-2442. https://doi.org/https://doi.org/10.22373/substantia.v14i2.4876
Dwinandita, A. (2024). Islamic Child Parenting Practices and Muslim Family Resilience in Southeast Asia : A Systematic Literature Review. 10(2), 83–105.
Jadidah., A. (2021). Konsep Ketahanan Keluarga dalam Islam. Maqashid: Jurnal Hukum Islam, 4(2), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.35897/maqashid.v4i2.723.
Jamiah, Y. (2010). Keluarga Harmonis dan Implikasinya terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Usia Dini. Jurnal Cakrawala Kependidikan, 8(1), 1–10.
Jihad, M., Haqiqi, A., Ponorogo, I., & Salim, A. J. (2024). Enhancing Family Resilience in Society 5 . 0 : A Study from Islamic Psychology and Maqashid Shari ’ ah Perspective. 8(3), 340–356.
Kuntowijoyo. (2008). Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Mizan.
Lazim, M. (n.d.). Ketahanan Keluarga Orang Tua Tunggal Berbasis Al-Qur’an. Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an.
Masduki. (2017). Pendidikan Profetik: Mengenal Gagasan Sosiologi Profetik Kuntowijoyo. Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 9(1), 87–103.
Muhammad Muqarrab Latif, Asif Hussain Bhatti, and N. M. (2024). Holy Quran and Scientific Facts. IJIK , 14(2), 108–116. https://doi.org/https://doi.org/10.15575/ ijik.v14i2
Muttaqin, H. (2015). MENUJU SOSIOLOGI PROFETIK Husnul Muttaqin Pendahuluan. Sosiologi Reflektif, 10(1), 219–240.
Pratiwi, P. L. and P. H. (2018). Perubahan dalam Struktur Keluarga. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 7(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/dimensia. v7i1.21053.
Puspitasari, S. A. M. and I. (2021). The Effect of Islamic Family Education on Early Childhood Prophetic Character. Journal of Early Childhood Care and Education, 4(1), 12–21. https://doi.org/https://doi.org/10.26555/jecce.v4i1.3891.
Risal Qori Amarullah, E. (2023). Model Pendidikan Keluarga Nabi Ibrahim. Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 67–75. https://doi.org/https://doi.org/10.56146/ edusifa.v8i2.102
Rosyad, A. (2023). Membangun Ketahanan Keluarga dalam Al- Qur ’ an : Analisis Pendekatan Ecological Systems Theory. 3.
Saadah. (2022). Ketahanan Keluarga Nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Fī Ẓilāl al-Qur’ān Karya Sayyid Qutb. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Sandi, A. F. (2023). Nilai-Nilai Qur’ani dalam Membangun Ketahanan Keluarga di Era Society 5.0. Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta.
Shihab, M. Q. (2003). Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Mizan.
Suci Oktaria, Mohammad Yasir Fauzi, A. F. (2025). Keadilan Gender dalam Poligami Menurut M. Quraish Shihab dan Relevansinya terhadap Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah. (JIHHP): Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(4), 3543–3553.
Tulab, M. S. A. and T. (2018). Tauhid: Prinsip Keluarga dalam Islam (Problem Keluarga di Barat). Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam, 1(2), 128–140. https://doi.org/https://doi.org/10.30659/jua.v1i2.2444.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Siti Mukhliso, Hamdani Anwar, Wardah Nuroniyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



