FENOMENA FOMO (FEAR OF MISSING OUT) MENURUT PERSPEKTIF BUYA HAMKA DALAM KITAB TAFSIR AL-AZHAR
DOI:
https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10271Keywords:
Buya Hamka, FOMO, Tafsir Al-AzharAbstract
Penelitian ini mengkaji fenomena Fear Of Missing Out(FOMO) sebagai gejala psikososial di era digital yang dipicu oleh intensitas penggunaan media sosial dan dorongan untuk memperoleh validasi sosial. FOMO ditandai oleh kecendrungan membandingkan diri, kecemasan tertinggal pengalaman orang lain, serta ketergantungan pada pengakuan eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena tersebut melalui Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dan metode tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berkaitan dengan kelemahan pengendalian diri, orientasi berlebihan pada kenikmatan duniawi, serta kecendrungan mengikuti arus mayoritas. Hamka menawarkan nilai-nilai seperti syukur, qana’ah, pengendalian diri, dan keteguhan iman sebagai solusi spiritual yang mampu mereduksi kecemasan tersebut. Dengan demikian, FOMO tidak hanya dipahami sebagai gangguan psikologis, tetapi juga sebagai problem spiritual akibat lemahnya orientasi tauhid. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan psikologis dan tafsir Al-Qur’an memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dalam merespons fenomena sosial kontemporer.
References
ABDULKARIM AMRULLAH, ABDULMALIK (HAMKA). “Tafsir Al-Azhar.” Pustaka Nasional Pte Ltd Singapura, 1989, 1588–2296.
Aini, Aini, and Husna Husna. “IMPLEMENTASI BUDAYA BAKU UNTUK TERAPI MINDFULNESS ISLAMI SEBAGAI ALTERNATIF PENANGGULANGAN KECEMASAN DAN DEPRESI DI KALANGAN GENERASI MUDA (STUDI KASUS DI LINGKUNGAN DAARUT TAUHIID BANDUNG).” JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) 7, no. 1 (2025): 1–11.
Aini, Nurul. “Fenomena Gaya Hidup Hedonisme Remaja Di Jakarta Selatan Antara Tuntutan Sosial Dan Eksistensi Diri Di TikTok.” Universitas Satya Negara Indonesia, 2025.
Al-Azhar JILID, Tafsir. “Pustaka Nasional Pte Ltd Singapura,” 2017.
Ali Rohmatullah, Mohammad. “Konsep Syukur Sebagai Media Terapi FOMO Syndrome (Perspektif Tafsir Al-Azhar ).” Αγαη 15, no. 1 (2024): 6.
“ANISA SAJIDA 200601089.Pdf,” n.d.
Apdillah, Dicky, Rusti Br Zebua, Muhammad Idham, and Ibnu Anhar. “Teknologi Digital Di Dalam Kehidupan Masyarakat.” Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir 8, no. 2 (2022): 101–7.
Ayat, Surah Al-baqarah. “No Title” 2, no. 1 (2025).
Hamka, Penolakan, and Shinfal Afroh. “AL-ADABI AL- IJTIMA ’ Ī DALAM TAFSIR AL-AZHAR” 2 (2023).
Hidayat, Taufiq, and Rika Pristian Fitri Astuti. “Analisis Fear of Missing Out Dan Perbandingan Sosial Sebagai Determinan Persepsi Kesejahteraan: Narasi Generasi Z Di Bojonegoro: Analysis of Fear of Missing Out (FOMO) and Social Comparison as Determinants of Perceived Well-Being: Narratives of Generation.” Economic and Education Journal (Ecoducation) 7, no. 3 (2025): 1298–1314.
Kholik, Anas. “Fenomena Fear of Missing Out ( FoMO ) Dalam Perspektif Al-Qur ’ an : Kajian Mahasiswa Tafsir Al-Qur ’ an,” 2025, 1–7.
Larasati, Amanda Novita, and Hotpascaman Simbolon. “Hubungan Antara Self-Comparison Terhadap Self Esteem Pada Remaja Perempuan Pengguna Media Sosial.” Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial 5, no. 1 (2026): 50–63.
MAYA, MIRANTI. “FEAR OF MISSING OUT: HAMBATAN INTERAKSI SOSIAL DI DUNIA NYATA AKIBAT MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Mahasiswa FISIP Universitas Lampung),” 2024.
Naili, Ilma Zahrotun, and Mutrofin. “Relevansi Pemikiran Hamka Terhadap Pendidikan Islam Masa Kini.” Ri’ayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan 9, no. 1 (2024): 46.
Ni’mah, Faziadatun, and Tri Tami Gunarti. “Perspektif Al-Qur’an Tentang Fenomena Fear of Missing Out (FOMO): Analisis Tematik QS. Al-An ‘am Ayat 116 Dalam Tafsir Al-Azhar Buya Hamka.” PASIR: Jurnal Pusat Studi Islam Pesisir 1, no. 1 (2025): 70–84.
Prof.Dr.Hamka. “Taffsir Al-Azhar Jilid 6.” Jurnal Sains Dan Seni ITS 6, no. 1 (2017): 51–66.
Rakhimullah, Rajiv. “Analisis Dampak Liberalisasi Konten Media Sosial Pada Fenomena Fomo Mahasiswa PAI FIAI UII.” Universitas Islam Indonesia, 2025.
Rasanty, Nabila Aulia. “Sosialisasi Fenomena Fear of Missing Out (Fomo) Pada Digital Natives Pengguna Media Sosial.” Jurnal PengaMAS 5, no. 3 (2023): 226–33.
Ricardo, David, and Ahmad Arifi. “Integrasi Ilmu Dan Agama Dalam Kajian Islam Kontemporer: Kajian Kepustakaan Tentang Relevansi Pendekatan Multidisipliner.” Advances In Education Journal 2, no. 3 (2025): 1600–1608.
Rosyid, M Fairuz, and Faisal Abdullah. “Transformasi Sosial Dan Relasi Budaya Dalam Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir Di Indonesia.” MAWALI: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, no. 1 (2025): 12–30.
Rusli, Rusli, and Emil Fatra. “Konstruksi Identitas Dan Perilaku Baru Di Media Sosial: Potret Sosiologis Masyarakat Kota Makassar.” Komunika: Jurnal Ilmiah Komunikasi 3, no. 2 (2025): 39–48.
Studi, Program, Ilmu Al- Qur, Fakultas Ushuluddin, and Iain Kediri. “Gunung Djati Conference Series, Volume 29 (2023) Conference on Islamic Civilization (CIC): 2774-6585 .
Verina, Leoni Okta, Panji Suminar, and Ika Pasca Himawati. “Fenomena Fear Of Missing Out (FoMO) Di Kalangan Generasi Z Kota Bengkulu.” Jurnal Ilmiah Global Education 7, no. 1 (2026): 367–78.
Yanti, Ari, Annisa Fitriani, and Indah Dwi Cahya Izzati. “Hubungan Antara Penerimaan Sosial Dan Ketidakpuasan Penampilan Ideal Pada Mahasiswa Dampak Standar Kecantikan Media Sosial Tiktok.” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah 5, no. 2 (2026): 1882–94.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Luthviyah Romziana, Arini Hikmati Shofiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



