TRADISI MENGAJI TUJUH HARI TUJUH MALAM DI KUBURAN
Studi Living Qur’an Pada Masyarakat Desa Sei Berombang Kab. Labuhanbatu
DOI:
https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10264Keywords:
tradisi, living qur’an, Sei Berombang.Abstract
Masyarakat Desa Sei Berombang memiliki tradisi mengaji tujuh hari tujuh
malam di kuburan yang dilaksanakan pada saat salah satu warga
meninggal. Tradisi ini dilakukakan sebagai bentuk menjaga warisan leluhur
sehingga perlu dilakukan kajian untuk menilai tradisi tersebut menurut
pandangan al-Qur'an. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif melalui
observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah melakukan wawancara,
peneliti menemukan bahwa tokoh agama memandang tradisi ini
merupakan tradisi yang baik dan tidak bertentangan dengan al-Qur'an.
Praktik tradisi ini dilakukan oleh 4 orang dengan mengaji secara
keseluruhan, setiap orangnya minimal 3 kali khatam. Tradisi ini
dilangsungkan oleh ahli umpan yang terkena musibah dengan memberikan
upah kepada mereka yang melakukannya. Kemudian masyarakat setempat
menganggap bahwa tradisi ini adalah hal yang positif untuk dilakukan dan
mereka tidak pernah terganggu akan tradisi ini. Peneliti menyimpulkan
bahwa masyarakat Desa Sei Berombang telah mengamalkan al-Qur'an
dengan bentuk melestarikan tradisi mengaji tujuh hari tujuh malam di
kuburan.
References
Abidin, I. (2023). Hadiah Pahala Untuk Mayit Menurut Ibnu Qayyim Dan Bin Baz (Studi Komparatif). MADZAHIB, 5(2), 34–46.
Al-habibi, M. L. J., Hakim, M. L., Burhani, P., Pemenuhan, D., Faiz, A., Al, S., & Soleh, A. K. (2024). KAJIAN LIVING QUR"AN ATAS PEMBENTUKAN KELUARGA ISLAMI DALAM TAFSIR AL_MISBAH (Vol. 7).
Annas, M. A., Saputra, R. D., & Said, H. A. (2024). Living Qur’an sebagai Cerminan Praktik Keagamaan: Analisis Fenomena Sosial dan Normatif. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 274–289. https://doi.org/10.58404/uq.v4i2.333
Baqi, M. F. A., & Fu’ad, M. (2012). Al-Lu’lu wal Marjan Kumpulan Hadist Shahih Bukhari Muslim. Solo: Insan Kamil.
Basid, A. (2022). AL-QUR ’ AN DAN PENGOBATAN TRADISIONAL : STUDI LIVING QUR ’ AN PADA MASYARAKAT. 11, 95–109.
Fauziah, W. (2022). Pembacaan Yasin Dalam Tradisi Rokat Tase’(Studi Living Qur’an Di Pesisir Besuki Jawa Timur). In Universitas Negeri Walisongo, Semarang.
Fitrah Sugiarto, Ahlan, M. N. J. (2023). LIVING QUR ’ AN DAN HADIS.
Ghoni, A., & Saloom, G. (2021). Idealisasi metode living qur’an. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 5(2), 413.
Hasbillah, A. (2019). Ilmu Living Quran-Hadis: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. In Yayasan Wakaf Darus-Sunnah.
Imaduddin. (2020). EPISTEMOLOGI FADHILAH DOA KEPADA ORANG MENINGGAL: Analisis Perspektif NU dan Muhammadiyah. Farabi: Jurnal Pemikiran Konstruktif Bidang Filsafat Dan Dakwah, 17(1), 1–25.
Junaedi, D. (2015). Living Qur’an: Sebuah Pendekatan Baru dalam Kajian Al-Qur’an (Studi Kasus di Pondok Pesantren As-Siroj Al-Hasan Desa Kalimukti Kec. Pabedilan Kab. Cirebon). Journal of Qur’an and Hadith Studies, 4(2), 169–190.
Khairi, M. M. (2023). Pembacaan Al-Qur’an dalam Tradisi Batunggu Kubur Bagi Masyarakat Kota Palangka Raya. Ushuluddin dan Humaniora.
Novia Permata Sari, R. B. (2021). Study Living Qur’an terhadap Tradisi Pembacaan Al-Quran di Kuburan Pagi dan Petang Selama Tujuh Hari. 3(2), 32–49.
Nuraini, N., & Jannah, W. (2020). Tradisi Mengaji Al-Qur’an Di Kuburan Dalam Masyarakat Indonesia. TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, 5(2), 64. https://doi.org/10.22373/tafse.v5i2.9174
Rafiq, A. (2021). Living Qur ’ an : Its Texts and Practices in the Functions of the. 22(2), 469–484. https://doi.org/10.14421/qh.2021.2202-10
Romdani, M. Z. I. (2021). PEMBACAAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN PADA TRADISI UPACARA KEMATIAN TANAM BATU MESAN (Studi Living Qur’an di Desa Setanggor Selatan, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, NTB). UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
Sa’adah, A. (2022). Konsep Doa Untuk Orang Meninggal Menurut Ulama Tafsir Indonesia.
Shihab, M. Q. (2002a). TAFSIR AL-MISHBAH Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Shihab, M. Q. (2002b). TAFSIR AL-MISHBAH Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. In Jakarta: Lentera Hati. Lentera Hati.
Sitepu, R. R., Ilhamni, I., & Putra, B. (2025). Resepsi Sosial Dan Makna Spiritualitas Dalam Tradisi Mengaji Di Kuburan: Fenomenologi Masyarakat Desa Bangai. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 5(1), 30–43. https://doi.org/10.58404/uq.v5i1.400
Sulaeman, Y. (2024). TRADISI TARKAM: MEMBACA AL-QUR’AN DI MAKAM (Studi Living Qur’an di Kelurahan Neroktog Kecamatan Pinang Kota Tangerang) (Issue February).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Masliani Masliani, Muhammad Akbar Rosyidi Datmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



