MAKNA IHSAN DALAM AL-QUR’AN

ANALISIS SEMANTIK PERSPEKTIF TOSHIHIKO IZUTSU

Authors

  • Ade Naelul Huda Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Indonesia
  • Hawwa Nasywa Aqillah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Indonesia
  • Khoiriah Malinda Ritonga Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Encep Jaelani Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Alwan Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10247

Keywords:

Ihsan, Semantik Qur’an, Worldview

Abstract

Konsep ihsan adalah salah satu istilah penting dalam al-Qur'an yang memiliki peran besar dalam membentuk nilai-nilai etika Islam. Meskipun umumnya dianggap sebagai bentuk kebaikan atau kesempurnaan dalam beribadah, makna yang terkandung dalam al-Qur’an menunjukkan makna yang lebih rumit dan terkait erat dengan sistem nilai wahyu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami arti ihsan dengan menggunakan pendekatan semantik yang dikembangkan oleh Toshihiko Izutsu. Penelitian ini juga mempertimbangkan beberapa aspek seperti makna dasar, makna relasional, makna oposisi, sinkronik dan diakronik, serta analisis secara bersamaan dan sepanjang waktu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang didasarkan pada studi kepustakaan dengan pendekatan semantik struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna akar ḥ-s-n tidak hanya meliputi kebaikan secara umum, tetapi semakin diperkuat dalam al-Qur’an melalui hubungannya dengan istilah-istilah seperti 'adl, iman, dan taqwa, serta melalui perbandingan dengan kata-kata seperti sayyi’ah dan zulm. Dalam kontkes penggunaannya, ihsan menunjukkan tingkatan nilai yang melebihi standar keadilan dan mempertunjukkan kualitas tindakan yang terarah pada kesadaran akan keagamaan. Analisis diakronik menunjukkan adanya perubahan dari makna sosial dan estetis yang ada sebelum munculnya al-Qur'an menuju makna yang lebih bersifat etis dan teologis, yang terpadu dalam sistem keyakinan satu Tuhan. Dengan demikian, ihsan berperan sebagai konsep yang menggambarkan tingkat kualitas keagamaan dalam struktur pandangan dunia al-Qur'an yang memiliki tingkatan dan saling terkait.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Agama, K. (2022). Qur’an Kemenag. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Al-Aṣfahānī, A.-R. (2009). Muʿjam Mufradāt Alfāẓ al-Qur’ān. Dār al-Qalam.

Al-Suyuti, J. A.-D. (2015). Lubâb An-Nuqûl Fî Asbâb An-Nuzûl. Dar Al-Kotob Al-llmiyah.

Al-Ṭabarī. (2000). Jāmiʿ al-Bayān ʿan Ta’wīl Āy al-Qur’ān. Mu’assasat al-Risālah.

Dukes, K. (2009). Qur’anic Arabic Corpus. University of Leeds.

Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.

Hadi, M. S. (2025). Menelaah Konsep dan Aktualisasi Iman, Islam, dan Ihsan dalam Tadabbur Al-Qur’an. Journal of Multidisciplinary Science, 2(1), 175–183. https://doi.org/10.59631/multidiscience.v2i1.316

Izutsu, T. (2002). Ethico Religious Concepts in the Qur’an. McGill University Press.

Izutsu, T. (2003). Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik terhadap Al-Qur’an. Tiara Wacana.

Katsir, I. (n.d.). Tafsir Al-Qur’anil Azhim (S. bin M. As-Salamah (ed.)). Darul Fikr, Beirut, Lebanon.

Lane, E. W. (1863). An Arabic-English Lexicon. Williams and Norgate.

Muhammad, L. A., & Saber, S. S. (2025). Semantic Fieldsin Surat (Fussilat): AnApplied-Theoretical Study. Journal of University of Raparin, 12(5), 1288–1306.

Putra, W. H. (2021). Linguistik Al-Qur’an; Membedah Makna Dalam Konvensi Bahasa (F. H. Mukhlis (ed.)). Penerbit Adab.

Farid, A., & Pratama, A. I. (2020). The influence of the head master tarnsformational leadership style toward teacher's work ethics in the Al-farisi Junior High School Tapos Tenjo Bogor. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(02), 143-165.

Farid, A., Miftachudin, M., Syamsudin, S., Firmansah, D., Amriyah, C., Fawaid, A., ... & Putri, N. N. (2023). Penguatan Karakter Kedisiplinan Siswa Melalui Pembiasaan Shalat Dhuha Di Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipining Bogor. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 9559-9564.

Farid, A., Daniati, P., Noor, R., Nuryeni, N., Zuhrufa, A. P., Febiana, R., ... & Aulia, T. (2023). Karakteristik Metode Tafsir Al-Quran Secara Holistik (Studi Literatur). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 1709-1716.

Nabila, A. Z., Farid, A., Magfiroh, S. Z., Hafizhah, N. Z., & Khomsah, M. N. (2024). 21st century skills development in modern pesantren. Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean, 1(3), 112-118.

Farid, A., Arniasih, A., & Utomo, Y. I. (2023). Relevansi, Asas, dan Histori Perkembangan Ilmu Tafsir. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 1641-1651.

Wibowo, M. Z., Al Ghifari, A., Kurniawan, M. I., & Farid, A. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipining Bogor. Jurnal Simki Postgraduate, 2(3), 248-256.

Musthofa, M., & Farid, A. (2024). QUR’AN-BASED ECONOMIC SOCIOLOGY: FORMULATION OF A QUR’ANIC MODEL FOR THE SOCIO-ECONOMIC RESILIENCE OF MUSLIM SOCIETY IN INDONESIA. MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan, 5(1), 181-213.

Sholihah, N. M., & Farid, A. (2025, August). The Impact of AI on the Spiritual Values and Character of Students: A Survey of the Qur'an and Tafsir Quraish Shihab. In Proceeding of International Conference on Islamic Boarding School (Vol. 2, No. 1).

Ayuni Kumalawati, A. F., & Sholihah, N. M. (2024). Telaah Kurikulum Pendidikan Akidah Anak Di Madrasah Ibtidaiyah Perspektif Abdullah Nashih Ulwan Di Abad Ke 21. Journal of International Multidisciplinary Research Vol, 2(9).

Rahman, F. (1999). Major Themes of The Qurʼān. Islamic Book Trust.

Ramadan, R., & Mahmud, H. (2026). Konsep Motivasi dan Ihsan dalam Perspektif Al- Qur ’ an Sebagai Sumber Kekuatan Hidup Muslim. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 363–376.

Saeed, A. (2006). Interpreting the Qurʼān : Towards a Contemporary Approach. Routledge.

Sandimula, N. S. (2022). Analisis Semantik atas Kata “Thayyibah” dalam al-Qur’an. AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6(2), 759. https://doi.org/10.29240/alquds.v6i2.3324

Shihab, M. Q. (n.d.). Tafsir Al-Misbah (2nd ed.).

Suwarno, Soleh, R., Handayani Retno, I., & Lusyana, E. (2022). Relevansi Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu dalam Menafsirkan Al- Qur ’ an. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(September), 174–187.

Umar, Mardan, Salenda, K., & Farhani, A. (2021). Al-Ihsan Al-Qur’an Perspective (A Study of Thematic Interpretation). Jurnal Diskursus Islam, 9(2), 164–179.

Published

02-06-2026

How to Cite

Huda, A. N., Aqillah, H. N., Ritonga, K. M., Jaelani, M. E., & Alwan, M. (2026). MAKNA IHSAN DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMANTIK PERSPEKTIF TOSHIHIKO IZUTSU. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 11(01), 311–324. https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10247

Citation Check