REKONSTRUKSI MAKNA TOLERANSI DALAM AL-QUR’AN DI ERA MULTIKULTURAL

PENDEKATAN TAFSIR KONTEKSTUAL

Authors

  • Anisa Hasanah Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia
  • Luqman Abdul Jabbar Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia
  • Moch. Riza Fahmi Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia
  • Jimmy Malintang Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
  • Nuraidah Nuraidah Madrasah Tsanawiyah Ar-Ridwan Sape, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10223

Keywords:

toleransi, tafsir maudhu’i, pluralitas, Al-Qur’an, tafsir kontemporer

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi makna toleransi dalam Al-Qur’an di era multikultural melalui pendekatan tafsir kontekstual. Fokus kajian diarahkan pada analisis ayat-ayat kunci, yaitu Q.S. Al-Baqarah: 256, Q.S. Al-Kafirun: 1–6, Q.S. Al-Hujurāt: 13, dan Q.S. Āli ‘Imrān: 103. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu’i (tematik) yang mengintegrasikan aspek tekstual, historis, dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi dalam Al-Qur’an berlandaskan pada prinsip kebebasan beragama, pengakuan terhadap pluralitas sebagai sunnatullah, serta dorongan untuk membangun interaksi sosial yang inklusif dan harmonis. Tafsir klasik menekankan aspek normatif dan menjaga kemurnian akidah, sedangkan tafsir kontemporer mengembangkan pemahaman yang lebih kontekstual dan relevan dengan masyarakat modern. Analisis kritis menunjukkan bahwa kedua pendekatan tersebut bersifat komplementer dan dapat diintegrasikan untuk menghasilkan pemahaman toleransi yang komprehensif. Penelitian ini menegaskan bahwa toleransi dalam Al-Qur’an bukanlah bentuk relativisme, melainkan keseimbangan antara komitmen teologis dan keterbukaan sosial dalam masyarakat multikultural

References

Abdullah, M. A. (2021). Multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin dalam studi Islam kontemporer. UIN Sunan Kalijaga Press.

Hefner, R. W. (2021). Islam and the struggle for tolerance in Indonesia. University of Notre Dame Press.

Huda, M., & Santoso, A. (2022). Religious moderation and tolerance in plural society. Journal of Islamic Studies, 15(2), 123–140.

Mustaqim, A. (2020). Metode penelitian Al-Qur’an dan tafsir. Idea Press.

Saeed, A. (2020). Reading the Qur’an in the twenty-first century: A contextualist approach. Routledge.

Zarkasyi, H. F. (2021). Worldview Islam dan tantangan pemikiran modern. INSISTS Press.

Auda, J. (2021). Revisiting maqasid al-shariah in contemporary Islamic thought. International Institute of Islamic Thought.

Bassiouni, M. C. (2020). Human rights in Islam: Concepts and applications. Journal of Islamic Law and Society, 27(1), 45–67.

Esack, F. (2021). Qur’an, liberation, and pluralism: An Islamic perspective of interreligious solidarity. Oneworld Publications.

Hallaq, W. B. (2021). Reforming modernity: Ethics and the new human in the philosophy of Islamic law. Columbia University Press.

Kamali, M. H. (2022). Tolerance, justice, and dignity in Islam: Foundations and contemporary challenges. Islamic Texts Society.

March, A. F. (2020). Political theory and Islamic pluralism. Philosophy & Social Criticism, 46(5), 563–580.

Sachedina, A. (2020). Islam and the challenge of human rights. Oxford University Press.

Siddiqui, M. (2021). Hospitality and tolerance in Islam: Welcoming the other. Yale University Press.

Soroush, A. (2022). Reason, freedom, and democracy in Islam: Essential writings. Oxford University Press.

Voll, J. O., & Esposito, J. L. (2021). Islam and democracy after the Arab Spring. Oxford University Press.

Abdullah, A. (2022). Moderasi beragama dalam perspektif Al-Qur’an. Jurnal Studi Islam, 18(2), 145–160.

Anwar, M. (2021). Pluralisme agama dalam tafsir Al-Qur’an kontemporer. Jurnal Ilmu Ushuluddin, 9(1), 55–72.

Fahruddin, F. (2020). Tafsir tematik dan relevansinya dalam kajian Al-Qur’an modern. Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 5(2), 101–115.

Hidayat, K. (2021). Islam yang inklusif: Membumikan nilai-nilai toleransi. Mizan.

Ismail, I. (2022). Konsep toleransi dalam Al-Qur’an dan implementasinya di Indonesia. Jurnal Al-Tafsir, 14(1), 77–95.

Latif, Y. (2020). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Gramedia.

Mulyadi, M. (2023). Tafsir kontekstual dan dinamika pemikiran Islam kontemporer. Jurnal Ushuluddin, 21(1), 33–50.

Nasution, K. (2021). Metodologi tafsir dan aplikasinya dalam studi Islam modern. Jurnal Studi Keislaman, 17(2), 89–105.

Qodir, Z. (2022). Moderasi Islam dan tantangan intoleransi di Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama, 16(1), 1–18.

Syamsuddin, S. (2020). Pendekatan maudhu’i dalam studi Al-Qur’an. UIN Sunan Kalijaga Press.

Published

29-05-2026

How to Cite

Hasanah, A., Jabbar, L. A., Fahmi, M. R., Malintang, J., & Nuraidah, N. (2026). REKONSTRUKSI MAKNA TOLERANSI DALAM AL-QUR’AN DI ERA MULTIKULTURAL: PENDEKATAN TAFSIR KONTEKSTUAL . Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 11(01), 85–102. https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10223

Citation Check