KONSEP LIVING QUR’AN DALAM TAFSIR MARĀḤ LABĪD SEBAGAI SOLUSI QURANI TERHADAP FENOMENA FEAR OF MISSING OUT
DOI:
https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10196Keywords:
FOMO, ketenangan batin, Living Qur’an, Tafsir Marāḥ LabīdAbstract
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) merupakan salah satu dampak psikologis dari tingginya intensitas penggunaan media sosial yang memicu kecemasan, perasaan tertinggal, serta kecenderungan individu untuk membandingkan diri dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dalam Tafsīr Marāḥ Labīd karya Nawawi al-Bantani yang berkaitan dengan konsep ketenangan batin, sekaligus merumuskan pendekatan Living Qur’an sebagai respons Qur’ani terhadap fenomena FOMO. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data utama bersumber dari Tafsīr Marāḥ Labīd, sementara data pendukung diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan konsep Living Qur’an dan FOMO. Proses analisis dilakukan melalui metode content analysis terhadap penafsiran ayat-ayat yang memuat nilai-nilai dzikir, tawakal, dan qana’ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran dalam Tafsīr Marāḥ Labīd menegaskan tiga nilai utama, yakni dzikir sebagai dasar kesadaran spiritual, tawakkal sebagai mekanisme pengelolaan diri, serta qana’ah sebagai bentuk penerimaan diri yang proporsional, yang secara terpadu berkontribusi dalam membentuk ketenangan batin. Dalam perspektif Living Qur’an, nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mereduksi kecemasan dan tekanan sosial yang muncul akibat budaya digital. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa ajaran Al-Qur’an tetap memiliki relevansi sebagai sumber solusi spiritual dalam menjaga keseimbangan psikologis masyarakat di era digital.
References
Amahorosea, R., & Musyarapah, M. (2022). Pembacaan Dzikir Pagi Pada SDIT Al Amin Kapuas Sebagai Bentuk Pembiasaan Adab Yang Baik (Living Qur’an). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(6), 2221–2228. https://doi.org/10.35931/aq.v16i6.1389
Amal, M. I., & Ningsih, I. U. (2025). Peran Dzikir dalam Membantu Remaja Muslim Mengelola Kecemasan. Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences, 3(3), 112–118. https://doi.org/10.61994/jipbs.v3i3.1098
Amin, M. N. (2024). Kebangsaan dalam Al Quran (Studi Tematik Ayat ayat Kebangsaan Prespektif Al Mawardi). Bulletin of Community Engagement, 4(1), 349–355. https://doi.org/10.51278/bce.v4i1.1157
Amir, A. N. (2022). Imam Al-Nawawi: Latar Pemikiran dan Pengaruhnya. Proceedings Borneo Islamic International Conference eISSN 2948-5045, 13, 392–403.
Anggono, T., & Silain, D. T. (2023). The Meaning of Gratitude in Civil Servants. Journal of Psychology and Instruction, 7(2). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JoPaI/article/view/65625
Astuti, L., & Bashori, B. (2025). Kajian Semantik Tawakkal dalam Al-Qur’an: Relevansinya terhadap Konsep Coping dan Psikologi Resiliensi. Fathir: Jurnal Studi Islam, 2(2), 308–323. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i2.283
Astuti, S. A. (2019). PENGARUH SIKAP TAWAKAL TERHADAP KESTABILAN EMOSI SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 METRO. At-Tajdid : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 2(01). https://doi.org/10.24127/att.v2i01.856
Ayun, Q., Kasturi, T., Japar, M., & Ruhaena, L. (2025). Peran Kebersyukuran terhadap Kepuasan Hidup: Scooping Review. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 6(2), 85–94. https://doi.org/10.24014/pib.v6i2.31710
Azzaki, F., Hasanah, U., & Nur, S. M. (2024). Analisis Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) di Instagram dalam Perspektif Hadis. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 5(3), 560–576. https://doi.org/10.58401/takwiluna.v5i3.1689
Chafza, Z. N., & Maryam, E. W. (2024). Hubungan Rasa Syukur dan Kecemasan Sosial di Kalangan Remaja. Journal of Islamic Psychology, 1(1), 8–8. https://doi.org/10.47134/islamicpsychology.v1i1.63
Chairunnisa, V., Nurihsan, A. J., Taufik, A., & Yusniana, Y. R. (2023). Application of Commitment Acceptance Counseling Based on Islamic Values in Improving Student Self-Efficacy. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(001). https://doi.org/10.30868/ei.v12i001.7649
Elisadevi, N., Sulastri, T. S., Dasi, I., & Utami, N. P. (2025). Peran Rasa Syukur dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Tenaga Kesehatan di Masa Krisis. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 4(1), 30–51. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i1.4372
El-Karimah, M. F., Fuadah, S., Istianah, S., & Kurnia, R. (2025). Marah Labid by Shaykh Nawawi al-Bantani: A Methodological Bridge between Traditional and Early Modern Qur’anic Exegesis. ZAD Al-Mufassirin, 7(2), 343–362. https://doi.org/10.55759/zam.v7i2.322
Firmansyah, A., Putra, A. E., & Ismail, M. (2025). Implementasi Qana’ah dengan FoMO (Fear of Missing Out) di TikTok Shop pada Duta Generasi Berencana UIN Raden Intan Lampung 2024 | Spiritualita. https://jurnalfuda.iainkediri.ac.id/index.php/spiritualita/article/view/2961
Hamid, M., Albuny, A., Alfarizi, S., & Yuminah, Y. (2025). Relasi Antara Doa dan Ketenangan Jiwa dalam Perpekstif Psikologi Agama. Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3, 192–203. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v3i2.2412
Haq, F. A., & Amirah. (2025). Ketergantungan Pada Validasi Sosial Melalui Like, Comment, Followers Di Media Sosial: Literature Review. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 1244–1256. https://doi.org/10.63822/5w59ep33
Heryanto, A. (2021). Konsep Tawakkal Perspektif Hamka Telaah Semantik Ayat Tawakkal Dalam Tafsir al-Azhar Surah Ali ‘Imran Ayat 159. El-Furqania : Jurnal Ushuluddin Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 7(02), 192–221. https://doi.org/10.54625/elfurqania.v8i02.4914
Hutabarat, R. K. (2024). Interaksi Sosial di Era Digital: Dampak Media Sosial Terhadap Perubahan Budaya. Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan, 2(1), 106–110. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v2i1.167
Isdianto, A., Indunissy, N. A., & Fitrianti, N. (2025). THE IMPACT OF TAWAKAL AND DHIKR ON MENTAL HEALTH AND STRESS IN MODERN LIFE. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(2), 1538–1547. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i2.684
Iswandi, H. (2026). Relevansi Tafsir Marah Labid Imam Nawawi Al-Bantani Dalam Konteks Globalisasi dan Modernisasi. (1).
Khairunnisa, F. K., Ambarwati, L. D., & Hariry, S. (2025). Kesehatan Mental dan FOMO (Fear of Missing Out): Solusi Psikologi Agama (Islam) pada Era Digital. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(02), 165–173.
Kompasiana.com. (2024, Desember 9). Fenomena FOMO di Indonesia: Dari Cromboloni, Labubu, Hingga Coklat Dubai. KOMPASIANA. https://www.kompasiana.com/oliviasuryan/675648f034777c2c016f0b92/fenomena-fomo-di-indonesia-dari-cromboloni-labubu-hingga-coklat-dubai
Kurniawan, R. (2023). Embrio Perkembangan Tafsir dalam Masyarakat Sunda (Vernakularisasi Kitab Marah Labid Syaikh Nawawi al-Bantani). Al-Manar: Jurnal Kajian Alquran Dan Hadis, 9(2), 175–194. https://doi.org/10.35719/amn.v9i2.39
McGinnis, P. (2020). FOMO—Fear of Missing Out: Bijak Mengambil Keputusan di Dunia yang Menyajikan Terlalu Banyak Pilihan. Gramedia Pustaka Utama.
Melati, S., Zuhri, A., & Naldo, J. (2025). Qanā‘ah dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Jiwa Menurut Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 634–648. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v4i2.626
Mirawati, M., Suud, F. M., & Ismail, F. B. H. (2024). Revealing the Meaning of Religiosity in Overcoming FOMO in the Digital Age Among Students. E3S Web of Conferences, 594, 03001. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202459403001
Muchtar, E. H. (2025). Tafsir Maudu’i Q.S. Al-Isra’ Ayat 26–27: Solusi Qur’ani Fenomena Fomo Dan Gaya Hidup Konsumtif Gen-Z. Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir (JIQTA), 4(1), 1–14. https://doi.org/10.36769/jiqta.v4i1.937
Mufidah, I., & Hasyim, M. F. (2021). Menelisik corak khas penafsiran Nusantara: Studi kasus tafsir Marah Labid karya Syaikh Nawawi al-Bantani. Nun : Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara, 7(1), 141–162.
Mursyidah, F. I., Purnama, F. F., & Ramdhani, I. S. (2023). Zikir sebagai Proyeksi Aksentuasi Eksistensio-Spiritualisme Islam (Analisis QS. Ar-Ra’du [13]: 28). ’IRFANI, 2(2), 100–117. https://doi.org/10.36667/irfani.v2i2.1873
Murtadlo, G., Khotimah, A. K., Alawiyah, D., Elviana, E., Nugroho, Y. C., & Ayuni, Z. (2023). Mendalami Living Qur’an: Analisis Pendidikan Dalam Memahami Dan Menghidupkan Al-Qur’an: Exploring The Living Qur’an: An Analysis Of Education In Understanding And Living The Qur’an. PANDU : Jurnal Pendidikan Anak Dan Pendidikan Umum, 1(2), 73–78. https://doi.org/10.59966/pandu.v1i2.206
Mutamakin, Afiyah, N., Al-Turki, A. I., & Fannani, B. (2025). Exegetical Hybridity in Nusantara Qur’anic Interpretation: A Study of Marāḥ Labīd by Syekh Nawawi al-Bantani. QOF, 9(2), 227–244. https://doi.org/10.30762/qof.v9i2.3001
Muthalib, A. (2025). Syekh Nawawi Al-Bantani: Ulama Indonesia Sebagai Motivator Bagi Generasi Sesudahnya.
Parhani, A. (2019). METODE PENAFSIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI DALAM TAFSIR MARAH LABID. Jurnal Tafsere, 1(1). https://doi.org/10.24252/jt.v1i1.7448
Rasydi, D. A., & Kusumadewi, T. K. (2025). PERAN TAWAKAL UNTUK MENGATASI KECEMASAN: STUDI LITERATUR PADA GENERASI Z. Perspektif Agama dan Identitas, 10(6). https://ojs.co.id/1/index.php/pai/article/view/3216
Rifkin, J. R., Chan, C., & Kahn, B. E. (2025). Anxiety about the social consequences of missed group experiences intensifies fear of missing out (FOMO). Journal of Personality and Social Psychology, 128(2), 300–313. https://doi.org/10.1037/pspa0000418
Rohmatulloh, M. A. (2024). Konsep Syukur Sebagai Media Terapi FOMO Syndrome (Perspektif Tafsir Al-Azhar). Mashahif: Journal of Qur’an and Hadits Studies, 4(1). https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mashahif/article/view/9839
Rosyid, I., & Suwahyu, I. (2023). Syaikh Nawawi Al-Bantani; Figur, Guru Para Ulama, Dan Santri Tanah Air. REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.61220/ri.vol1iss1.0231
Safitri, E. B. (2023). Eksplorasi efektivitas psikoterapi dzikir dalam mengatasi kecemasan: Sebuah kajian literatur.
Sari, R. Y., & Zein, M. T. A. A. (2024). PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP FOMO “FEAR OF MISSING OUT” PADA MAHASISWA UNUGHA CILACAP. Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 8(2), 137–150.
Situmorang, J. R. (2025). Kesiapan Masyarakat Indonesia Hidup Di Era Digital. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(7), 2222–2233. https://doi.org/10.59141/cerdika.v5i7.2729
Susanto, A. T., Salsabila, G., Komarudin, E., & Rohmana, J. A. (2025). Living Qur’an: Interaksi Umat Islam dengan Al-Qur’an. Jurnal Sains, Sosial, Dan Studi Agama, 1(8), 892–904.
Tama, Y. R., & Istiqomah, N. (2025). Konsep Bersyukur Dalam Surah Ibrahim Ayat 7 (Teori Interpretasi Jorge J.e Gracia). Mashahif: Journal of Qur’an and Hadits Studies, 4(2). https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mashahif/article/view/13424
Umam, K., & Munana, N. (2025). Konsep Qana’ah Dalam Keluarga Di Era Digital Perspektif Al-Qur’an. JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 24(3), 871–884.
Wardani, D. S. S., & Cahyani, R. (2024). Pengaruh FoMO (Fear of Missing Out) pada Generasi Z Terhadap Ketakwaan Kepada Allah SWT. Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 11(2), 257–269.
Za, N. E., Firriyal, L., Syabila, S., Eliza, M. N., Khaira, C. H., Lisa, F., Zahara, C. I., & Hafnidar, H. (2024). Islamic Mindfulness Therapy as an Alternative Approach to Overcoming Anxiety and Depression Among Muslim Generation-Z. UBAT HATEE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 93–98. https://doi.org/10.29103/uhjpm.v2i2.19953
Zhong, P. (2023). The Phenomenon and Effects of Fear of Missing Out. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 29(1), 36–41. https://doi.org/10.54254/2753-7048/29/20231380
Zulaikha, P., & Bashori. (2025). Kajian Kitab Tafsir Marah Labid Syeikh Nawawi Al-Bantani. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(1), 215–140. https://doi.org/10.71282/at-taklim.v2i1.37
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Puji Sri Rejeki, Ikhwanudin Ikhwanudin, Muhammad Nur Amin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



