PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM DIGITALISASI WAKAF UANG DI ERA MODERN

Azizah Mursyidah, Bayu Purnama Putra, Irfan Bahar Nurdin

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk megetahui prioritas masalah dalam digitalisasi wakaf uang di Indonesia dan prioritas solusi dari masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Analytic Network  Process (ANP). Informan dalam penelitian ini adalah Badan Wakaf Indonesia (BWI), Nadzir, dan wakif yang ada di Indonesia,  Hasil observasi literature  menunjukkan  permasalahan digitalisasi wakaf uang dilihat dari 4 aspek,  Aspek Nadzir, Wakif,  Pemerintah dan agama. Hasil analisis menunjukkan  masalah pada Aspek Nadzir terdiri: Pemahaman yang tradisional, kompensasi yang rendah, kompetensi yang rendah. Aspek Wakif: Pemahaman  digital yang rendah, literasi  wakaf uang yang rendah, partisipasi yang rendah, Aspek Regulator terdiri: Peran Pemerintah belum optimal, kurangnya dukungan dan peran pemerintah. Aspek agama: Tingkat Rutinitas sholat, Intensitas puasa, Alokasi dana zakat, Infak, Sedekah, Wakaf, Lingkungan Spiritual yang Baik

Keywords


digitalisasi; wakaf uang; prioritas

Full Text:

PDF

References


Hashmi, Sherafat, Ali. (1987). Management of Waqf: Past and Present,” dalam Management and Development of Awqaf Propertic Proceding of the Seminar (Jeddah: Islamic Research and Training Institute, Islamic Development Bank,

Nasution, Mustafa, Edwin. (2001). Wakaf Tunai dan Sektor Volunter: Strategi untuk Mensejahterakan Masyarakat dan melepaskan ketergantungan Hutang Luar Negri. Makalah yang disampaikan dalam Seminar Wakaf Tunai- Inovasi Finansial Islam: Peluang dan Tantangan dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial, Jakarta, 10 November.

Peraturan Badan Wakaf Indonesia Nomor 2 Tahun 2009, Pasal 3, Jakarta 2009.

Mannan, M.A.. (2008). Mobilization Effort Cash Waqf Fund at Local, National and International Levels dor Development of Social Infrastructure of the Islamic Ummah and Establishment of Word Social Bank.” Makalah disampaikan dalam International Seminar on Awqaf 2008; The Social and Economic Empowerment of the Ummah Malaysia, 11-12 Agustus, 7-8.

Ascarya. (2012). Analitic Network Process (ANP). 2012. Pendekatan Baru dalam Penelitian Kualitatif, Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentran Bank Indonesia. Bogor: Makalah STEI Tazkia.

Stategi fundraising Wakaf Uang, Pusat Syiar, Kajian &kerja sama Wakaf (PUSKAF), Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia dengan Badan Wakaf Indonesia, Jakarta 24 Maret 2016.

Hasanah, Uswatun. (t.t.). Perkembangan Wakaf Kontemporer, dalam seminar Wakaf “membangun Startup berbasisi Wakaf”. Kerjasama UI dengan Badan Wakaf Indonesia.

Pasal 3 PBWI 01/2009 Tentang wakaf uang berjangka, menerangkan Ujrah dari cost of Fund perbankan Syariah.

Pasal 3 PBWI 01/2009, tentang wakaf uang abadi, menerangkan Salah satu metode ujroh dari produk keuangan syariah Non perbankan.

Beik, Irfan, Syauqi. (2013). Keuangan Publik Islam Model CIBEST. Hafidhuddhin, Didin. dan Hendri Tanjung. 2013. Manajemen Syariah Teori dan Praktik, Gema Insani Press.

https://www.kominfo.go.id/content/detail/34361/wujudkan-ekosistem-perwakafan-nasional-perlu-pemanfaatan-teknologi-digital/0/berita

https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/8kowL3Yk-sosialisasi-wakaf-dikemas-lebih-menarik-melalui-media-digital

Kasdi, Abdurrahman. (2013). Peran Nadzir dalam Pengembangan Wakaf, Jurnal IAIN Kudus.

https://bertuahpos.com/finance/partisipasi-wakaf-tinggi-ekonomi-syariah-dipersiapkan-secara-terintegrasi.html


DOI: http://dx.doi.org/10.30868/khidmatul.v3i01.2838 <

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Azizah Mursyidah, Bayu Purnama Putra, Irfan Bahar Nurdin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.