MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH DI RUMAH TAHFIZH AR-RAUDHAH JAKARTA UTARA

Moch Yasykur

Sari


Manajemen yang baik sangatlah diperlukan demi keberhasilan lembaga pendidkan, karenanya lembaga pendidikan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan visi dan misinya. Masyarakat beranggapan bahwa materi ajar yang di sekolah umum terutama pada tingkat sekolah dasar di Jakarta terlalu berat, hasilnya pun kurang memuaskan sebagian orangtua. Sehingga sebagian orang memilih untuk memasukan anaknya pada lembaga pendidikan swasta yang menawarkan pendidikan dengan sistem homeschooling berbasis Islam seperti sekolah Tahfizh al-Qur’an. Keunggulan Rumah Tahfizh ar-Raudhah: pertama, menawarkan kompetensi santri berupa: hafal al-Qur’an, mampu berbahasa arab, serta berbagai materi pelajaran keagamaan yang ditopang dengan ijazah kesetaraan. Animo masyarakat pun tinggi sehingga peminat terus bertambah. Kedua, meski baru berdiri namun mampu mendidik anak-anak menghafal al-Qur’an ½ juz dalam sebulan. Ketiga, menjadikan al-‘Arabiyyah Baina Yadaik sebagai buku panduan dalam materi bahasa Arab, padahal buku tersebut biasa digunakan pada tingkat sekolah menengah pertama keatas. Rumah tahfizh ar Raudhah sekolah yang menerapkan sistem MBS dalam pelaksanaan proses pendidikannya. Sekolah ini juga telah melakukan pemberdayaan dalam manajemen seperti; kurikulum dan pengajaran, kesiswaan, keuangan dan pembiayaan, tenaga kependidikan, serta sarana prasarana. Faktor pendukung manajemen pendidikan di Rumah Tahfizh ar Raudhah Jakarta Utara antara lain; letak yang strategis, dukungan donator, serta  tenaga pendidik yang memahami bahasa arab dan berpengalaman di bidangnya.

 

Kata Kunci: Manajemen Berbasis Sekolah, Rumah Tahfizhul Qur’an

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Maraghi, Ahmad Mustafa. (1993). Tafsir Al-Maraghi Juz XV. Semarang: PT. Karya Thoha Putra.

Ahmadi, Iif Khoiru dan Sofan Amri. (2011). PAIKEM Gembrot. Jakarta: PT Prestasi Pustakaraya

Arifin, Muhammad (1996). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Amanah. (1991). Pengantar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Semarang: Asy-Syifa

Bungin, Burhan. (2007). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Burhanudin dan Esa Nur Wahyuni. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ruzz Media.

Dakir. (2004). Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Jakarta: PT. Asdi Mahasatya.

Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Djamarah, Saipul Bahri, (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Eriyanto. (2011). Analisis Isi: Pengantar Metodologi Untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

Ginanjar, M. H. (2018). KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS MASJID. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(01).

Ginanjar, M. H. (2017). MEMBANGUN BUDAYA KERJA SYARIAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA DOSEN (PENELITIAN DI UNIVERSITAS DJUANDA BOGOR). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 3(06).

Hamalik. (2001). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bina Aksara.

Humam, As’ad. (1990). Buku Iqra’ Klasikal. Yogyakarta: Balai Litbang LPTQ Nasional Team Tadarus “AMM”.

Jogiyanto. (2006). Pembelajaran Metode Kasus. Yogyakarta: Andi Offset.

Kurnaedi, Abu Ya’la. (2010). Metode Asy-Syafi’i:Ilmu Tajwid Praktis. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Moleong, Lexy J, (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

M. Dalyono. (2010). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Max Darsono. (2001). Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP PGRI.

Muhaimin. (2008). Kontroversi Pemikiran Fazlur Rahman Studi Kritis Pembaharuan Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Dinamika.

Mukhtar. (2007). Bimbingan Skripsi, Tesis, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Gunung Persada Press.

M. Maksum, Syaikh bin Ali. (1965). Amsilatu Tasrifiyah. Jombang: Maktabah Asy Syaikh Salim bin Sa’id Nabhan.

Nawawi, Hadari, (2005). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada Press

..........., Hadari dan Martini Hadari. (2006). Instrumen Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Nadzir,.Moh. (2003). Metode Penelitian. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.

Nata, Abudin. (2007). Filsafat Pendidikan Islam I. Jakarta: Logos Wacana Ilmu

Nurhadi. (2008). Membaca Cepat dan Efektif. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Rusman. (2011). Model-model Pembelajaran. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Sanjaya, Wina (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Syah, Muhibbin. (1999). Psikologi Belajar. Jakarta: Logos. Hlm

Soedarso. (1993). Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Syarifuddin, Ahmad. (2005). Mendidik Anak Membaca, Menulis, dan Mencintai Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani.

Sardiman. (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suprijono, Agus (2011). Cooperatif Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Thohir, Muhammad Shohib. et all. (2009). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Departemen Agama RI.

Tanzeh, Ahmad, (2009). Metode Penelitian Praktis. Yogyakarta: Teras.

Warsono, Ahmad, (1997). Kamus Al Munawir. Yogyakarta: Pustaka Progresif.

Winkel, W.S. (1989). Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT. Gramedia.

Yunus, Muhammad, (1973). Kamus Arab Indonesia. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Penafsiran Al-Qur’an.

Yunus, Mahmud, (1975). Metode Khusus Pendidikan Agama. Jakarta: Hidakaya Agung.

Zuhairini. (1983). Metode Khusus Pendidikan Agama. Surabaya: Usaha Nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.30868/im.v1i2.278

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##