THE USE OF COMMUNICATIVE LANGUAGE IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING

Edhy Rustan, Fitriani Fitriani

Abstract


Effective learning information that is easily understood by students. So the use of communicative language becomes an important topic in learning without exception Islamic religious education. This article discusses the use of communicative language, influential factors, and communicative language needed in the learning of Islamic religious education. Descriptive qualitative data was collected through observation, interviews, documentation, and recording/video. Sources of research data are Islamic religious educators and students in SMP Negeri 5 Palopo. Data were analyzed using an interactive analysis model of Miles and Huberman which divided into data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The researchers' findings show that the use of communicative language in the teaching of Islamic education is quite good and the factors that influence the use of communicative language are internal and external factors originating from educators, students, and the availability of facilities and infrastructure. Communicative language needed in Islamic religious education learning is communicative language that is easily understood by students, interspersed with the use of local languages, uses appropriate media and teaching aids and takes into account the condition of students while still referring to the communicative competencies that teachers need to have.


Keywords


communicative language, learning, Islamic education

References


Aminatul, Z. (2015). Membangun Kualitas Pembelajaran Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. Bandung: Yrama Widya.

Ardianto, E. (2014). Komunikasi Massa, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Asrori, M. (2015). Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: Media Akademi.

Astriani, E. (2014). Kompetensi Komunikatif. PENTAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 1–7.

Baderiah. (2015). Reorientasi Pendidikan Islam dalam Perspektif Akhlak Era Millenium Ketiga, Palopo: Laskar Perubahan.

Baki, N. A. (2014). Metode Pembelajaran Agama Islam. Yogyakarta: Eja Publisher.

Dahlia. (2019). Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penggunaan Media Gambar Pada Siswa Kelas III SDN 50 Bulu’ Datu Palopo. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 2(1), 29–40.

Djamarah, S. B. (2013). Guru dan Anak Didik (dalam Interaksi Edukatif). Banjarmasin: Rineka Cipta.

Fahmita, L. dkk, (2018). ‘Pendekatan Komunikatif Berpengaruh Terhadap Keterampilan Berbicara Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus VI Kecamatan Gianyar’. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD. 12(1). Tersedia pada: http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=98909 (diakses: 30 Agustus 2018).

Fredericks, S. (2013). Invasi Politik dan Budaya Asing. Bogor: Pustaka Thariqul Izzah.

Gunawan, H. (2013). Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Alfabeta.

Hiyana Lamin. (2011). Penggunaan Bahasa Komunikatif dalam Proses Belajar Mengajar pada SDN Tondok Alla Jaya di Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. STAIN Palopo.

Iriantara, Y. (2013). Komunikasi Pembelajaran (1st ed.). Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Ibrahim, I. (2020). Pendekatan Ramah, Terbuka dan Komunikatif pada Pembelajaran Matematika di SMP. Jurnal Mercumatika: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 4(1), 39-46.

Kementerian Agama RI. (2013). Al-Qur’an Al-Karim Tajwid dan Terjemahnya. Surabaya: UD Halim.

Marwiyah, Sitti. (2015). Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Palopo: Aksara Timur.

Mulyasa, E. (2013). Menjadi guru profesional. Bandung: Rosdakarya.

Rahman, Masykur Arif. (2008). Kesalahan-Kesalahan Fatal Paling Sering dilakukan Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Jakarta: Diva Press.

Rahmawati, A. (2014). Urgensi Komunikatif Antara Orang Tua dan Anak dalam Proses Perkembangan Prilaku Anak Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam. IAIN Palopo.

Rusman dkk. (2011). Pembelajaran Berbasis Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Mengembangkan Profesionalisme Guru. Bandung: Rajawali Pers.

Rustan, E. (2017). Learning Creative Writing Model Based on Neurolinguistic Programming. International Journal of Language Education and Culture Review, 3(2), 13–29. https://doi.org/10.21009/IJLECR.032.02

Sa’ud, U. S. (2013). Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Somad, B. (2009). Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Rineka Cipta.

Sulistiani, I. (2014). Penggunaan Bahasa Komunikatif dalam Proses Belajar Mengajar. Jurnal Pendidikan Iqra, 2(1).

Sutirman. (2013). Media dan Model-Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Syamsu. (2017). Strategi Pembelajaran. Makassar: Nas Media Pustaka.

Tohirin. (2011). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Berbasis Integrasi dan Kompetensi), Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Usman, Basyruddin dan Asnawir. (2002). Media Pembelajaran. Padang: Ciputat Press.

Yati, Dsmi. (2015). Menyelamatkan Bahasa Daerah Melalui Pembelajaran Bahasa Yang Komunikatif. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB 2015. 157-170


DOI: http://dx.doi.org/10.30868/ei.v9i02.858 <

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 edhy rustan, fitriani fitriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Address:
Jl. Raya Dramaga KM. 7
Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat
Kota Bogor
Telp: 0251-8625187
HP: 0812 2220 2006
email: lppm@staialhidayahbogor.ac.id

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.