AL-AHWÂL AL-SHAKHSHIYYAH PERSPEKTIF AL-SA’DÎ (STUDI TERHADAP KITAB MANHAJ AL-SÂLIKÎN WA TAUDHÎH AL-FIQH FÎ AL-DÎN)

Rahendra Maya

Sari


Makalah ini .berusaha untuk mengetahui dan memahami perspektif Al-Sa‟dî
tentang objektifitas atau ruang lingkup dan tema-tema utama dalam hukum
keluarga Islam (al-ahwâl al-syakhshiyyah), terutama tentang hukum-hukum
pernikahan (kitâb al-nikâh, atau kitâb al-ankihah) dalam karya fikihnya yang
paling representatif mengungkap pemikiran corak pemikiran fikihnya, yaitu kitab
Manhaj Al-Sâlikîn wa Taudhîh Al-Fiqh fî Al-Dîn dengan didukung oleh dua karya
fikih lainnya dan karya-karya pemikir lain yang terkait. Menurut Al-Sa‟dî,
hukum-hukum tentang pernikahan sangat banyak dan bervarian, karena semenjak
belum terjadi pernikahan, dilanjutkan dengan kemantapan untuk melangkah ke
jenjang berikutnya, dan meneguhkan langkah dalam melanggengkannya, dan
bahkan hingga harus berakhir (dengan perceraian atau kematian) sekalipun,
pernikahan memiliki hukumnya tersendiri dan memiliki variannya masingmasing.

Oleh karena itu, menjadi sangat urgen mengetahui dan memahami
hukum-hukum pernikahan tersebut yang termasuk dalam kajian hukum keluarga
Islam (al-ahwâl al-syakhshiyyah), antara lain berdasarkan perspektif seorang
ulama dalam kitab fikih yang menjadi karyanya yang merepresentasikan corak
pemikiran fikihnya.


Keyword: al-ahwâl, al-syakhshiyyah, objektifitas al-ahwâl al-syakhshiyyah.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30868/am.v5i09.191

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Jl. Raya Dramaga KM. 7

Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat

Kota Bogor

Telp: 0251-8625187
HP: 0812 2220 2006
email: lppm@staialhidayahbogor.ac.id

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.