AHRUF SAB'AH DAN QIRO'AT SAB'AH SEBAGAI DISIPLIN ILMU ALQURAN

Desri Nengsih

Abstract


Ahruf sabah dan qirt sabah merupakan dua bentuk disiplin ilmu terpenting dalam mengkaji dan memahami ayat-ayat suci Al-Quran. Latar belakang bangsa Arab yang terdiri dari beberapa suku dengan beberapa dialek (lahjah) memicul munculnya ahruf sabah ini untuk memudahkan umat Islam membaca dan mempelajari Al-Quran pada waktu itu yang pada mulanya hanya diperintahkan dalam satu huruf saja, sebagai bentuk kasih sayang Nabi terhadap umatnya, berusaha menjaga umatnya dari kesulitan dan memberikan kemudahan untuk memahami Al-Quran, sekaligus merupakan salah satu bentuk dari kemukjizatan Al-Quran. Adanya keberagaman dialek ini menjadi sebab lahirnya bermacam-macam qirh yang berkembang sampai sekarang dengan sanad yang disandarkan kepada Rasulullah, sehingga muncullah beberapa ulama qirh (qurr yang bacaannya dijadikan pedoman dalam membaca Al-Quran sampai saat ini. Di antara ahli qirh tersebut adalah qirh Abu Amr, qirh Nafi, qirh Ashim, qirh Hamzah, qirh Al-Kisai, qirh Ibn Amir, dan qirh Ibn Katsir yang lebih dikenal dengan qirt sabah. Adanya berbagai versi qirh ini juga membawa pengaruh dalam menafsirkan dan mengistinbatkan hukum dalam Al-Quran.


References


Sumber dari Jurnal/Penelitian

Humam, A.W.K. (2015). Menelusuri Historisitas Qiraat Alquran. Jurnal Syahadah, 3(1).

Latif, H. (2013). Perbedaan Qirah dalam Penetapan Hukum. Jurnal Sulesana, 8(2).

Suarni. (2018). Ahruf Sabah dan Qiraat Sabah. Jurnal Al-Muashirah, 15(2).

Sumber dari Buku

Itr. N (2012). Ulm Al-Qurn Al-Karm. Kairo: Dr Al-Bashir.

Ar-Rafai. M.S (2000). Ijz Al-Qurn wa Balghah An-Nabawiyyah. Beirut: Dr Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Manzhur. I (t.t.). Lisn Al-Arab. Kairo: Dr Al-Marifah.

Baidan. N (2011). Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Al-Qaththan. M (1973). Mabhits f Ulm Al-Qurn. Surabaya: Al-Hidayah.

Ridha. S.R (t.t.). Tafsr Al-Manr. Beirut: Dr Al-Marifah.

Al-Alusi. (1978). Rh Al-Mani f Tafsr Al-Qurn Al-Azhm wa Al-Sab Al-Matsn,. Beirut: Dr Al-Fikr.

Muhammad Ibn Ismail Ibn Ibrahim Ibn Al-Mughirah Al-Bukhri. M.I.I.A (1987). Al-Jmi Al-Shahh Al-Musnad min Hadts Raslillah S.A.W. wa Sunanihi wa Ayymihi. Kairo: Dr Asy-Syuab.

Ibn Al-Hajjaj Ibn Muslim Al-Quisyayriy An-Naisbabury. A.A.M (t.t.). Shahh Muslim. Beirut: Dr al-Fikr.

Al-Asqalaniy. I.H (1379). Fath Al-Briy Syarh Shahh Al-Bukhriy. Beirut: Dr Al-Marifah.

Ibn Isa Abu Isa At-Tirmidziy. M. (t.t.). Sunan At-Tirmidziy. Beirut: Dr Ihy At-Turts al-Arabiy.

AF. H (1995). Perbedaan Qirt dan Pengaruhnya Terhadap Istinbath Hukum dalam Alquran. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Rusdi AM. (1999). Ulumul Quran I. Padang: IAIN Press.

Abd al-Munan. M.I (1998). Dirst f Ulm Al-Qurn . Kairo: Maktabah Azhar.


DOI: http://dx.doi.org/10.30868/at.v5i01.757 <

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Jl. Raya Dramaga KM. 7

Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat

Kota Bogor

Telp: 0251-8625187
HP: 0812 2220 2006
email: lppm@staialhidayahbogor.ac.id

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.