RESEPSI KARAKTERISTIK PENDIDIK DAN PESESTA DIDIK DALAM AL-QUR’AN(STUDI LIVING QUR’AN KISAH NABI MUSA DAN KHIDIR DALAM SURAT AL-KAHF DI PESANTREN DARUL QUR’AN MULIA - BOGOR)

Abdul Ghoni, Anas Mujahiddin, Zaky Mumtaz Ali

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk meneliti bagaimana karakteristik pendidik dan peserta didik yang ideal di dalam Al-Qur’an surat Al-Kahf ayat 60-83 yang bercerita tentang kisah Nabi Musa dan Khidir. Selanjutnya karakteristik ideal ini diujikan sejauh mana implementasinya dalam proses pembelajaran yang dilakukan di Pesantren Terpadu Darul Qur’an Mulia (DQM) Bogor. Penelitian Living Qur’an ini menggabungkan antara penelitian kepustakaan (library research) melalui kajian mendalam khususnya terhadap tafsir al-Tahrīr wa al-Tanwīr karya Ibnu ‘Asyūr dan penelitian lapangan (field research) untuk mengetahui bagaimana ayat Al-Qur'an yang dikaji terimplementasi dalam kehidupan sosial. Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa dari 4 karakteristik ideal yang seharusnya dimiliki oleh seorang pendidik, karakteristik “memberi arahan kepada peserta didik” menjadi indikator tertinggi hingga 49%, sementara karakteristik terendah adalah indikator “kesabaran” dengan prosentase 11%. Sementara dari sisi peserta didik ditemukan bahwa karakteristik “ketaatan dan adab” menempati urutan tertinggi yang berada di atas 30%, sedangkan indikator terendah adalah karakteristik “kesungguhan” dengan prosentase 14%. Satu hal yang patut menjadi perhatian dalam temuan penelitian ini adalah bahwa semakin lama seorang peserta didik mengikuti pembelajaran di satu lembaga pendidikan berbanding terbalik dengan kesesuaiannya terhadap karakteristik ideal yang disebutkan dalam kisah Nabi Musa dan Khidir.

Keywords


Living Qur’an, Karakteristik Guru, Karakteristik Siswa, Kisah Nabi Musa, Kisah Khidir

Full Text:

PDF

References


Abdul Mustaqim, -. (2020). Al-Tafsīr Al-Maqāṣīdī Al-Qaḍayā al-Mu‘āṣirah fī Ḍa’i Al-Qur’ān Wa al-Sunnah Al Nabawwiyah. Idea Press.

Abū Zaid, W. ‘Āsyūr. (2019). Nahwa Tafsīr Maqāṣidī li Al-Qur’ān Al-Karim. Mofakroun.

Aisyah, A. (2022). Konsep Karakteristik Pendidik dan Peserta Didik Ideal dalam Tafsir al-Qur’an al-’Azhim. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 2(1), 77–97.

al-Galiy, B. (1996). Syaikh al-Ja>mi’ al-Azham Muhammad al-Tahir ibn ’Asyur; Hayatuhu wa Atsaruhu. Dar Ibn Hazm.

al-Qaṭṭān, M. K. (2000). Mabāḥith fī ‘Ulūm Al-Qur’ān. Maktabat alMa‘ārif.

al-Thabari, A. J. M. bin J. (2015). Jami’ al-Bayan ’an Ta’wil Ay al-Qur’an. Dar al-Salam.

al-Zarnuji, al-Z. (2004). Ta’lim al-Muta’allim; Thariq al-Ta’allum. al-Dar al-Sudaniah li al-Kutub.

al-Zuhaili, W. (2016). Al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj. Dar al-Fikr.

al-Sya’rawi, M. M. (t.t.). Tafsir al-Sya’rawi. Akhbar al-Yaum.

Amirudin, N., Muhammad, S., & Ulum, S. (2020). Karakteristik Peserta Didik Ideal Perspektif Al-Qur’an dan Hadits. TADARUS: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 68–82.

’Asyur, I. (2001). Maqasid al-Syari’ah al-Islamiyah. Dar al-Nafa’is.

Barnadib, S. I. (1986). Pengantar Ilmu Pendidikan Sistematis. FIP-IKIP Yogyakarta.

Daradjat, Z. (2000). Ilmu Pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Data-kasus-perlindungan-anak-2021. (t.t.). Diambil 18 November 2022, dari https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-perlindungan-anak-2021

Fikriyati, U. (2019). Maqāșid Al-Qur’ān: Genealogi dan Peta Perkembangannya dalam Khazanah Keislaman. ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Keislaman, 12(2), Art. 2.

Halim, A. (2014). Kitab Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir Karya Ibnu ‘Asyur Dan Kontribusinya Terhadap ­ Keilmuan Tafsir Kontemporer. Syahadah; Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Keislaman, 2(2), 15. https://doi.org/10.32520/syhd.v2i2.83

Hasib, M. A. (2022, Oktober 27). Sejarah Pendirian Pesantren Terpadu DQM [Komunikasi pribadi].

Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Ilmu Pendidikan; Konsep, Teori dan Aplikasinya. LPPPI.

Ibn ‘Āshūr, M. al-Ṭāhir. (1984a). Tafsīr al-Taḥrīr wa al-Tanwīr (Vol. 1). Dār al-Tūnisiyyah li al-Nasyr.

Ibn ‘Āshūr, M. al-Ṭāhir. (1984b). Tafsīr al-Taḥrīr wa al-Tanwīr (Vol. 15). Dār al-Tūnisiyyah li al-Nasyr.

Ibn ‘Āshūr, M. al-Ṭāhir. (1984c). Tafsīr al-Taḥrīr wa al-Tanwīr (Vol. 16). Dār al-Tūnisiyyah li al-Nasyr.

ibn Fāris, A. (2008). Maqāyīs al-Lughah (Vol. 5). Dār al-Ḥadīs.

Ibn Manẓūr, J. al-D. M. (2022). Lisān al-‘Arab (Vol. 12). Dār al-Ṣādir.

Kusmana, K. (2018). EPISTEMOLOGI TAFSIR MAQASIDI. MUTAWATIR, 6(2), Art. 2. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2016.6.2.206-231

Marimba, A. D. (1980). Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. al-Ma’arif.

Nata, A. (1993). Al-Qur’an dan Hadits. Raja Grafindo Persda.

Nata, A. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Prenada Media Group.

Pemerintah Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.

Pemerintah Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sekretariat Negara.

Sabri, R. (2017). Karakteristik Pendidik Ideal dalam Tinjauan Alquran. Sabilarrasyad; Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan, 2(1), 20.

Saebani, B. A., & Akhdiyat, H. (2009). Ilmu Pendidikan Islam I. Pustaka Setia.

Tafsir, A. (1996). Epistemologi Untuk Ilmu Pendidikan Islam. Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Yasin, A. F. (2008). Dimensi-Dimensi Pendidikan Islam. Uin-Malang Press.


DOI: http://dx.doi.org/10.30868/at.v7i02.3579 <

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Jl. Raya Dramaga KM. 7

Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat

Kota Bogor

Telp: 0251-8625187
HP: 0812 2220 2006
email: admin@staiabogor.ac.id

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.