Pemaknaan Ma’na Cum Maghza Terhadap Q.S. An-Nahl Ayat 125 dalam Otoritas Keagamaan Baru

Imam Fauzan

Abstract


Media dan metode dakwah yang awalnya hanya berpusat pada otoritas tunggal dalam lingkup yang sempit berevolusi menjadi lebih majemuk dan memiliki lingkup yang sangat luas. Masalahnya tidak semua aktor atau pelaku dakwah memiliki otoritas dalam metode penyampaian maupun latar keilmuan yang jelas. Di sisi lain, al-Quran sendiri telah memberikan konsep dan metode dalam berdakwah agar proses dakwah dapat dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dakwah yang tercantum di dalam al-Quran. Fokus penelitian ini akan mengkaji pemaknaan dakwah ideal dalam Q.S An Nahl: 125 dengan menggunakan pendekatan Ma’na Cum Maghza, kemudian melihat dari dua sampel da’i, yakni Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Riza Muhammad. Hasil dari penelitian ini adalah Pertama, pesan utama yang terkandung dalam Q.S. An-Nahl ayat 125 adalah pesan Allah tentang nilai dakwah. Diantaranya adalah: Personal Cualification (Kualifikasi Personal), Advisory Action (Nasehat dan Dakwah), Wise Response (Respon yang Bijak), Patient and Surrender (Sabar dan Pasrah). Kedua, peneliti melihat bahwa figur Adi Hidayat berhasil membawa konsep dan metode dakwah ke ruang yang lebih canggih dan modern, tanpa mengurangi esensi dari dakwah itu sendiri. Sedangkan proses dakwah yang dilakukan Riza Muhammad terlihat sangat kontras dengan yang dilakukan oleh Adi Hidayat.

Keywords


Ma'na Cum Maghza, An-Nahl verse 125, Religious Authority

References


Adi Hidayat. (2021). In Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Adi_Hidayat&oldid=18601445

Adi Hidayat (Official) (@adihidayatofficial) • Instagram photos and videos. (n.d.). Retrieved July 4, 2021, from https://www.instagram.com/adihidayatofficial/

Adi Hidayat Official—YouTube. (n.d.). Retrieved July 4, 2021, from https://www.youtube.com/channel/UC5KW9VowHehb_jHAhDMZpEQ

Fadilah, A. (2019). Ma’na-Cum-Maghza Sebagai Pendekatan Kontekstual dalam Perkembangan Wacana Hermeneutika Alquran di Indonesia. JOURNAL OF QUR’ᾹN AND HADῙTH STUDIES, 8(1), 1–17.

Hamka. (n.d.). Tafsir Al-Azhar: Vol. V. Pustaka Nasional PTE LTD.

Harits, A. B. (2006). Dakwah kontekstual: Sebuah refleksi pemikiran Islam kontemporer (Cet. 1). Pustaka Pelajar.

Hasan, N. (2019). Ulama dan negara-bangsa: Membaca masa depan Islam politik di Indonesia (1st ed.). PusPIDeP.

Kurdi, dkk. (2010). Hermeneutika Al-Qur’an dan Hadis (cet. 1). eLSAQ Press.

Maulana, I. I., Saefullah, C., & Sukayat, T. (2020). Dakwah di Media Sosial pada Channel Youtube Akhyar TV. Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(3), 258–274. https://doi.org/10.15575/tabligh.v3i3.675

Muhammad, S. (2015). DAKWAH DAN SADAQAT, Rekonseptialisasi dan Rekonstruksi Gerakan Dakwah Awal (Cet. 1). Pustaka Pelajar.

Muzakka, A. K. (2018). OTORITAS KEAGAMAAN DAN FATWA PERSONAL DI INDONESIA. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 13(1), 63–88. https://doi.org/10.21274/epis.2018.13.1.63-88

Profil Ustaz Riza Muhammad yang Heboh Dikabarkan Telat Bayar Listrik. (2020, August 21). suara.com. https://www.suara.com/entertainment/2020/08/21/134850/profil-ustaz-riza-muhammad-yang-heboh-dikabarkan-telat-bayar-listrik

Shihab, M. Q. (2017). Logika agama (Edisi revisi, cetakan I). Lentera Hati.

Silmi AsA Official. (n.d.). Ceramah ustadz Riza Muhammad. Retrieved July 4, 2021, from https://www.youtube.com/watch?v=F1_jgfpBFWE

Somantri, A. (n.d.). IMPLEMENTASI AL-QUR’AN SURAT AN-NAHL AYAT 125 SEBAGAI METODE PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Analisis al-Quran Surah An-Nahl Ayat 125). 2(1), 15.

Syamsuddin, S. (2017). Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an (1st ed.). Pesantrem Nawesa Press.


DOI: http://dx.doi.org/10.30868/at.v6i02.1785 <

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Jl. Raya Dramaga KM. 7

Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat

Kota Bogor

Telp: 0251-8625187
HP: 0812 2220 2006
email: admin@staiabogor.ac.id

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.